JAKARTA – KL
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengungkap alasan mengapa nilai literasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa SD dan SMP lebih tinggi dibanding siswa SMA sederajat.
Menurut Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati, ada banyak faktor yang menyebabkan nilai literasi TKA siswa jenjang SD dan SMP lebih tinggi dibanding SMA sederajat.
“Ini ada dua hal, yang pertama aspek teknis,” kata Rahmawati Kantor BKPDM, Selasa (26/5/2026).
Dua hal penyebab nilai literasi siswa SD dan SMP lebih tinggi antara lain adalah tingkat kesiapan siswa SD dan SMP lebih baik dibanding pelaksanaan TKA SMA sederajat 2025.
Menurut Rahmawati, pelaksanaan TKA jenjang SMA yang lalu banyak dinilai terlalu mepet dengan antara pengumuman pelaksanaan TKA dan pelaksanaannya.
Sementara pelaksanaan TKA SD dan SMP dan tahapan persiapannya banyak dinilai sudah sepadan dan cukup waktu.
“Pelaksanaan TKA SMA kemarin memang di bulan November, jadi persiapannya sangat pendek. Hanya sekitar 4 bulan, 3 sampai 4 bulan. Sedangkan untuk yang sekarang ini persiapannya sudah jauh hari, anak-anak sudah lebih siap untuk melakukan TKA,” ujarnya.
Selain itu, pelaksanaan TKA SMA juga memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibanding jenjang SD dan SMP. Sehingga tentu akan berbeda nilainya dengan SD dan SMP. (MS)



